Welcome to Spider Share Blog

Selamat datang di Spider Share Blog.
Blog ini akan segera berpindah ke
Mohon kunjungannya ke blog saya yang baru. Dan Jangn lupa di-follow ya.. :)

Hermawan Abdillah

Headlines

Spider Share dot Info

↑ Grab this Headline Animator

Friday, December 17, 2010

Studi Kasus RUUK DIY

2 comments
Studi Kasus Rancangan Undang-Undang Keistimewaan (RUUK) Daerah Istimewa Yogyakarta


Dalam studi kasus ini saya mengangkat permasalahan yang lagi menghangat yaitu tentang Rancangan Undang-Undang Keistimewaan (RUUK) Daerah Istimewa Yogyakarta yang draft RUUK tersebut telah diterima DPR.

Dalam RUUK tersebut dinyatakan bahwa Sultan Hamengkubuwono X dan Pakualam IX tidak otomatis menjadi gubernur dan wakil gubernur DIY, melainkan menjadi gubernur dan wakil gubernur utama DIY. 

Gubernur DIY dipilih oleh DPRD dengan mekanisme penyelenggara pilkada provinsi menyerahkan daftar calon Gubernur ke DPRD Provinsi. Selanjutnya, DPRD Provinsi melakukan pemilihan terhadap calon Gubernur yang diusulkan.

Karenanya menurut RUUK DIY ada tiga penyelenggara Pemda yang terdiri dari Gubernur dan Wakil Gubernur Utama, DPRD, serta Gubernur DIY beserta perangkatnya.

Saya kurang setuju terhadap draft RUUK tersebut. Karena walaupun kemungkinan tujuan utama RUUK tersebut untuk menegakkan demokrasi yaitu dengan memilih gubernur dan wakil gubernur walaupun tidak dipilih secara langsung, tetapi menurut saya hal tersebut malah menjauhi esensi dari demokrasi tersebut. 

Seperti kita ketahui demokrasi merupakan pemerintahan dari rakyat atau dari kedaulatan rakyat. Rakyat Yogyakarta telah dipimpin oleh Sultan HB sejak kesultanan berdiri, mereka meminta keistimewaan Yogyakarta dipertahankan dengan menetapkan secara otomatis Sultan Hamengkubuwono dan Paku Alam sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur. Oleh sebab itu jika menginginkan pemerintahan demokratis di DIY maka dengarkanlah suara rakyat DIY yang meminta Sultan HB dan PA menjadi gubernur dan wakil gubernur DIY.

Kalaupun memang ingin menyelenggarakan demokraasi dengan pilkada, mengapa tidak dipilih langsung oleh rakyat seperti provinsi lainnya. Mengapa mesti dipilih oleh DPRD.

Setelah membaca, Mohon Post-kan komentar
Terima Kasih
Yang lainnya :


2 Responses so far

    Damanhuri said...

    terlalu sempit klo demokrasi itu cuma diartikan sebagai "voting buat cari penguasa".
    menurutku demokrasi itu lebih mengarah ke problem solving bersama. hal yang penting bagi seorang pemimpin dalam negara demokrasi itu bisa dipercaya dan bisa ngambil keputusan. Dan masalah-masalah dalam negri demokrasi itu harus dipecahkan bersama dan dengan tujuan satu. rakyat. :)

    Cream Adha said...

    kerenn juga yah,,:D

Leave a Reply

Sahabat

My Community

logo htc Kaskus Blogger Community bloggersumut.net

Statistik Blog

SEO Stats powered by MyPagerank.Net